Sebelum dirazia, warga terlebih dulu resah dan melapor ke polisi. Mereka melihat banyak anak sekolah datang ke warnet tersebut untuk melihat situs porno.
Setelah diperiksa, polisi menemukan 18 unit komputer di warnet tersebut menyediakan situs porno. Untuk itu, polisi meminta pemilik warnet menutup tempat usahanya hingga anak sekolah dan remaja tak bisa buka di sana. Hingga saat ini polisi masih memeriksa pemilik warnet.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar